Ketika Orang-orang (Seakan) Tidak Berpikir Rasional (Jakarta..oh..Jakarta)

Hujan deras selama tiga hari berturut-turut di daerah hulu Bogor dan Depok menyebabkan Jakarta diperkirakan terkena bencana banjir besar. Hari ini (130114) adalah Harpitnas (Hari Kecepit Nasional) karena esoknya adalah Hari Libur (Maulid Nabi Muhammad). Berita-berita di media massa (disini dan disini) menguatkan fakta jika banjir Jakarta masih belum selesai untuk beberapa hari ke depan.

Anehnya, orang-orang yang terjebak dengan rutinitas seakan tidak menghiraukan masalah tersebut. Entah tuntutan pekerjaan ataupun mereka yang workaholic jadi alasan mereka nekat menerjang banjir Jakarta. Kalaupun dipikir-pikir, kan lebih enak tinggal di rumah, melanjutkan tidur atau sambil leyeh-leyeh di depan TV. Apa enaknya kebanjiran (plus terjebak macet) di jalan? Lebih enak bolos dibanding membawa motor/ mobil ke bengkel gara-gara mesin kemasukan air? Toh berapa sih potongan gaji yang hilang jika dibandingkan dengan waktu yang terbuang di jalan, uang yang keluar di bengkel, dan kesehatan yang turun gara-gara faktor turunan hujan dan banjir??

Jakarta oh Jakarta..

Kota ini memang tidak manusiawi lagi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s