Antisipasi Flu Burung: Sebuah Artikel

artikel ini dulu dibikin pas mau lomba mading 2D dengan temaflu burung. Thanks buat rekan-rekan satu kelompok (Dewi Hermawati (UI, sastra Inggris), Septiana Anneke (UM, Biologi), dan Gita Pamela (UI, FIK)). Berkat kalian, tim kita jadi juara 2!! Horayy🙂

okey, cokidot this article

 

Flu burung (Avian influenza) adalah infeksi oleh virus flu yang biasanya terjadi pada burung. Burung-burung liar di seluruh dunia membawa virus-virus itu dalam usus mereka, tetapi burung-burung ini biasanya tidak sakit. Namun, lflu burung cepat sekali menular pada burung-burung dan dapat menyebabkan burung-burung piaraan, termasuk ayam, itik, dan kalkun sakit dan mati.

 

 

1. Dapatkah virus flu burung menginfeksi manusia?

Virus flu burung biasanya tidak menginfeksi manusia, namun memang telah menjadi beberapa infeksi pada manusia yang disebabkan oleh beberapa jenis virus flu burung yang berbeda. Ini telah terjadi sejak tahun 1997. Kadang-kadang virus tersebutdari burung-burung yang terinfeksi atau zat yang terinfeksi (kotoran burung) ke manusia. Meskipun terjadi wabah yang luas pada burung, tetapi biasanya sedikit sekali manusia yanh terkena infeksi tersebut.

2. Apa saja gejala flu burung pada manusia?

Gejala flu burung pada manusia berkisar dari gejala seperti flu biasa (demam, batuk, radang tenggorokan, dan nyeri otot)sampai infeksi mata, radang paru-paru, penyakit pernapasan parah (seperti pernapasan akut), dan komplikasi-komplikasi lainnya yang parah dan mengancam kehidupan. Gejala-gejala flu burung mungkin tergantung pada virus mana yang menyebabkan infeksi.

3. Apa yang dilakukan saat ini untuk menghentikan flu burung?

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan banyak negara sedang bekerja-sama untuk menangani masalah flu burung.

  • Upaya-upaya untuk memberantas infeksi pada unggas.
  • Upaya-upaya unutk mengurangi kemungkinan manusia terinfeksi oleh flu burung dan
  • Pengawasan Hewan: Sejak virus tersebut diketahui menginfeksi burung, langkah pertama yang terpenting dalam menghentikan flu burung adalah mengidentifikasi dan mencegah penyebaran virus tersebut pada unggas. Penggabungan pengawasan, karantina, pemusnahan burung-burung yang sakit dan vaksinasi unggas merupakan beberapa langkah yang kini tengah dilakukan untuk menghentikan penyebaran virus ini.
  • Pengawasan Kesehatan Manusia: WHO mengkoordinasikan tindakan internasional PBB di bidang ini. Karenaflu burung dan flu pandemic keduanya merupakan ancaman bagi orang-orang, WHO bekerja-sama dengan pemerintah dan mitra-mitra lainnya untuk meningkatkan pemantauan terhadap virus flu dan infeksi pada orang-orang, peningkatan ketersediaan obat-obat antiretroviral dan pengurangan waktu yang diperlukan untuk membuat vaksin flu burung, serta pengembangan beberapa rencana darurat (contingency plan)

4. Bagaimana cara mengobati flu burung pada manusia?

Virus H5N1 yang berkembang sekarang ini tampaknya sensitif dua obat antiviral, oseltamavir, dan zanamavir, yang memiliki efek langsung terhadap flu burung terhadap virus flu. Banyak(tetapi tidak semua) virus yang ada sekarang nampak resisten terhadapdua obat antiviral yang berbeda. Meskipun oseltamavir dan zanamavir akan efektif jika digunakan lebih awal, tetapi baru sedikit pengalaman langsung dengan obat-obat ini dalam mengobati orang-orang yang sakit dengan virus H5N1.

 

 

Rekomendasi untuk Menghindari Flu Burung

Rekomendasi berikut mungkin akan sangat berguna bagi Anda dan keluarga yang melakukan perjalanan atau tinggal di daerah-daerah dimana terdapat laporan mengenai penularan fluburung H5N1 pada unggas atau kasus manusia manusia yang terinfeksi. Rekomendasi ini dapat direvisi mengingat semakin banyaknya informasi yang ada

1. Hindari kontak langsung dengan  unggas yang masih hidup atau sudah mati atau burung-burung liar atau kotorannya dan menghindari tempat-tempat dimana kemungkinan terdapat unggas-unggas yang terinfeksi virus H5N1, seperti peternakan ayam komersial atau peternakan ayam yang ada di halaman belakang rumah dan pasar unggas.

2. Hindari makan daging unggas atau produk unggas / telur yang tidak matang atau kurang matang, termasuk makanan yang terbuat dari darah unggas yang tidak matang.

Seperti halnyapenyakit menular lainnya, salah satu langkah preventif yang paling penting adalah mencuci tangan sesring mungkin dengan bersih. Membersihkan tangan menggunakan sabun dan air (atau tanpa air: membersihkan tangan dengan alcohol jika tidak ada sabun dan tangan tidak kelihatan kotor), membersihkan dari kulit Anda zat-zat yang dapat menyebabkan penularan dan membantu mencegah penularan penyakit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s