Atlantis yang Hilang dan Indonesia

Menurut pakar geologi serta ilmuwan fisika nuklir asal Brazil Prof. Asyrio Santos, benua yang hilang Atlantis ternyata terletak di Indonesia. Hal ini tentu saja menarik untuk dikaji lebih jauh khususnya oleh masyarakat Indonesia sendiri. Konon, masyarakat Atlantis memiliki peradaban tinggi pada masa itu, sangat kontras jika dibandingkan dengan keadaan masyarakat Indonesia dekade ini. Dengan menunjukkan berbagai macam bukti ilmiah yang meyakinkan, Prof. Asyrio percaya bahwa di dasar landas kontinen Indonesia ada benua yang sejak lama hilang ditelan bumi.

Menurut Prof. Asyrio, penyebab utama tenggelamnya benua Atlantis adalah ledakan dahsyat Gunung Krakatau yang meyebabkan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa yang dulunya menyatu menjadi terpisah sehingga permukaan benua Atlantis terendam air tsunami tersebut. Abu yang dihasilkan letusan tersebut juga banyak dan berterbangan sampai ke kutub selatan yang menyebabkan suhu disana naik sehingga mencairkan es yang berada di kutub utara tersebut. Mencairnya es itu menyebabkan permukaan yang sudah tertutupi air menjadi lebih tenggelam.

Pernyataan Prof. Asyrio dalam bukunya Atlantis, The Lost City Finally Have Found tersebut memang masih sebatas teori. Namun demikian,  pertanyaannya sekarang adalah jika memang teori-teori itu benar menyebutkan jika Indonesia adalah Atlantis yang hilang, seharusnya kemampuan peradaban masyarakat Indonesia tidak kalah dengan bangsa-bangsa yang juga memiliki tingkat peradaban tinggi dan tidak boleh kalah bersaing dengan negara yang memiliki peradaban tinggi lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s